brima.or.id. Samarkand, Uzbekistan – Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) terus menunjukkan kiprah internasionalnya di dunia keilmuan Islam. Ketua Bidang Dakwah PBMA, Dr. KH. Hasani Ahmad Said, MA, menghadiri Konferensi Internasional “Imam Bukhari and Scholarship in the Muslim World” yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2025 di Imam al-Bukhari Conference Hall, Samarkand, Uzbekistan.
Acara ini diselenggarakan oleh Imam Bukhari International Scientific-Research Center (IBISRC) dan diikuti oleh ratusan akademisi, peneliti, dan ulama dari berbagai negara. Forum tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi ilmiah sekaligus membahas warisan intelektual Imam Bukhari dalam konteks perkembangan dunia Islam kontemporer.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. KH. Hasani Ahmad Said, MA menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat keilmuan yang diwariskan para ulama klasik agar tetap relevan dengan kehidupan masyarakat modern.
“Warisan Imam Bukhari bukan hanya tentang sanad dan matan hadits, tetapi juga tentang tanggung jawab umat Islam dalam menjaga otoritas ilmu dan mengaplikasikannya di era modern,” ujarnya.
Partisipasi PB Mathla’ul Anwar dalam konferensi internasional ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring dakwah dan pengembangan studi Islam di tingkat global. Selain memperkuat posisi Mathla’ul Anwar di dunia akademik internasional, kehadiran ini juga mencerminkan komitmen organisasi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, ilmiah, dan berwawasan global.










